Fasilitas Mewah PLUT NTB Kini Milik Rakyat, Gubernur Siapkan Asrama Gratis untuk Warga Pulau Sumbawa
MATARAM – Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) NTB kini bertransformasi menjadi pusat inkubasi bisnis dengan fasilitas lengkap yang terbuka untuk umum. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa gedung tersebut bukan sekadar kantor dinas, melainkan milik rakyat.
"Ini bukan miliknya Dinas Koperasi, pengelolanya Dinas Koperasi, tapi ini milik rakyat. Jadi silakan manfaatkan semaksimal mungkin," tegas Iqbal di sela-sela kunjungannya.
Gubernur memaparkan deretan fasilitas upskilling yang tersedia, mulai dari dapur latihan memasak (food and beverage), studio kemasan, peralatan kriya, studio desain grafis, hingga studio podcast untuk literasi digital.
Kabar baik juga disampaikan khusus bagi pelaku UMKM dari Pulau Sumbawa (Bima, Dompu, dan Sumbawa). Pemprov NTB menyediakan fasilitas penginapan atau asrama di lokasi tersebut bagi mereka yang ingin mengikuti pelatihan di Mataram.
"Untuk mereka yang dari Bima, Dompu, Pulau Sumbawa, enggak usah khawatir. Di sini juga ada penginapan. Jadi kalau bikin pelatihan satu kelompok, sekaligus ada asramanya disediakan," jelasnya.
Iqbal menargetkan, dengan fasilitas ini, UMKM NTB dapat mengalami peningkatan di empat sektor vital: kualitas produk, kemasan, branding, serta akses terhadap pasar digital dan pembiayaan.