MATARAM – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memastikan gerbong mutasi di lingkup Pemerintah Provinsi NTB akan segera bergerak. Saat ini, proses uji kesesuaian (Job Fit) bagi para pejabat sedang berlangsung sebagai persiapan penerapan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru.
Ditemui usai kegiatan kedinasan, Kamis (2/1), Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Job Fit ini dilakukan untuk memetakan kemampuan pejabat sebelum dilakukan rotasi. Ia menargetkan seluruh jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terisi definitif pada bulan Januari ini.
"Segera diisi. Di Januari lah. Kelembagaannya harus sudah selesai. Jadi jangan ada lagi PLT-PLT (Pelaksana Tugas). Mulai Januari sudah tidak ada lagi PLT, tinggal lari saja," tegas Iqbal.
Mantan Duta Besar RI untuk Turki ini menjelaskan bahwa waktu 10 bulan terakhir sudah cukup baginya untuk menilai kinerja jajarannya. Ia mengklaim telah memahami karakter dan kemampuan para pejabat di lingkup Pemprov NTB.
"Sepuluh bulan kita sudah cukup mengamati. Kita sudah tahu sekarang karakter, kemampuan, dan semua pejabat ini kita sudah tahu semua," ujarnya.
Ia berharap pengisian jabatan OPD ini bisa berjalan beriringan dengan proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga sedang berproses. Target utamanya adalah merapikan birokrasi sebelum memasuki bulan Ramadan.
"Harapannya begitu (bersamaan dengan Sekda). Mana yang duluan cepat selesai lah. Jadi sebelum bulan Puasa ini sudah tidak ada lagi PLT-PLT-an," tambahnya.
Ketika disinggung mengenai potensi demosi (penurunan jabatan) bagi pejabat yang kinerjanya kurang memuaskan, Iqbal menanggapi dengan santai namun menekankan pada hasil evaluasi.
"Kita fokus saja. Tugas-tugasnya kan sudah jelas semua dari awal. Nanti kita melihat apakah teman-teman ini sudah men-deliver (menyelesaikan) tugas-tugasnya dengan baik atau tidak. Itu jadi bahan pertimbangan utama," jelasnya.
Jembatan Bailey Prigi Segera Dipasang
Selain isu birokrasi, Gubernur Iqbal juga menjawab keluhan warga terkait janji pembangunan jembatan di Prigi, Lombok Timur. Ia mengakui adanya keterlambatan yang disebabkan oleh kendala administratif, namun memastikan anggaran sudah tersedia.
"Itu problemnya hanya tinggal penggerakan. Jembatan Bailey-nya sudah siap, segera kita akan gerakkan ke sana. Masalahnya hanya di administratif saja," ungkap Iqbal.
Ia menegaskan bahwa dirinya telah menandatangani anggaran untuk proyek tersebut sejak sebulan lalu. Menanggapi kekecewaan warga yang sempat menagih janji, Iqbal memastikan eksekusi pemasangan jembatan akan segera dilakukan.
"Pasti dipasang. Anggarannya sudah saya tanda tangan dari sebulan lalu. Ya begitulah memang administrasi birokrasimu," pungkasnya.
alfonkpictures.com - News and Entertainment