Tingkatkan SDM Maluku Utara, GubSherly Gandeng Microsoft Gelar Pelatihan AI untuk Guru dan UMKM


TERNATE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda (GubSherly) mengambil langkah progresif dengan menggandeng raksasa teknologi Microsoft untuk menyelenggarakan pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI). Program ini menyasar para guru SMA, pelaku UMKM, dan direncanakan akan meluas ke kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

AI sebagai "Copilot", Bukan Pengganti Manusia

Dalam kunjungannya meninjau hasil pelatihan, GubSherly menekankan bahwa penguasaan AI sangat krusial di era digital. Namun, ia menegaskan bahwa teknologi ini hadir bukan untuk menggantikan peran manusia.

"AI adalah alat, bukan pengganti manusia. Manusia memiliki hati dan nurani yang tidak dimiliki AI. Namun, AI bisa membantu kita bekerja lebih cepat, lebih pintar, dan lebih produktif," ujar Gubernur di hadapan para peserta.

Keuntungan Strategis bagi Guru dan UMKM

Pelatihan ini memberikan dampak praktis bagi dua sektor utama:

  • Pendidikan: Guru dilatih menggunakan AI untuk menyusun rencana pembelajaran (RPP), membuat soal, hingga evaluasi program sekolah. Dengan bantuan teknologi, beban administratif (paperwork) berkurang sehingga guru bisa lebih fokus mendidik siswa secara interaktif.

  • UMKM: Para pelaku usaha kini bisa membuat desain logo, kemasan produk, hingga naskah promosi video hanya dalam hitungan menit melalui teknik prompting di aplikasi Microsoft Copilot.

Fasilitas Gratis dan Sertifikasi

Gubernur mengungkapkan bahwa peserta pelatihan mendapatkan akses gratis ke aplikasi premium Microsoft AI yang nilai langganannya mencapai Rp5-6 juta per tahun. Selain itu, peserta yang menyelesaikan 16 jam pembelajaran, baik secara luring maupun daring, akan mendapatkan sertifikat resmi dari Microsoft.

Libatkan Talenta Kelas Dunia

Menariknya, pelatihan ini menghadirkan Muhammad Gifar, seorang AI Researcher asal Indonesia yang memiliki rekam jejak internasional, termasuk keterlibatan dalam tim produksi film Avatar di Hollywood. Kehadirannya diharapkan memberikan inspirasi bagi talenta lokal Maluku Utara untuk berani bermimpi besar di bidang teknologi.

Keberlanjutan Program

Agar program ini tidak berhenti pada seremoni belaka, Gubernur menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk melakukan tindak lanjut. Pemerintah juga menyiapkan tim teknis lokal, termasuk putra daerah asal Taliabu yang bekerja di ekosistem Microsoft, untuk terus mendampingi komunitas AI di Maluku Utara hingga pasca-Lebaran mendatang.