Catat! Ini Aturan Baru Takbiran di Bali yang Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi

Menteri Agama Nasaruddin Umar melaporkan persiapan rangkaian kegiatan keagamaan di bulan Ramadan dan Idulfitri 1447 H kepada Presiden di Jakarta, Rabu (4/3/2026). Dalam keterangannya, Menag memastikan bahwa peringatan Nuzulul Quran tahun ini akan dipusatkan di Istana Negara, Jakarta.

"Bapak Presiden memberi petunjuk kita lakukan di Istana Negara," ujar Nasaruddin usai pertemuan tersebut. Sebelumnya, muncul beberapa alternatif lokasi pelaksanaan, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN) maupun Masjid Istiqlal, namun akhirnya diputuskan tetap di Jakarta.

Selain agenda Nuzulul Quran, Menag juga melaporkan teknis pelaksanaan rangkaian Lebaran yang tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret. Terkait hal ini, pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah di Bali.

"Sudah ada persepakatan bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi. Syaratnya, Nyepi berjalan tapi takbir juga tetap berjalan, cuma tidak pakai sound system dan dibatasi waktunya dari jam 18.00 sampai jam 21.00," jelas Menag.

Terkait penetapan hari raya Idulfitri, Nasaruddin mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil Sidang Isbat. Sementara itu, untuk agenda rutin pembayaran zakat Presiden bersama jajaran pejabat negara, dipastikan akan tetap dijadwalkan di Istana Negara seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menutup keterangannya, Menag juga menyinggung rencana Presiden yang akan mengundang para ulama, pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam, serta pimpinan pondok pesantren untuk agenda buka puasa bersama di istana dalam waktu dekat.