JAKARTA — Di tengah kedinamisan suhu politik dan demokrasi nasional, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, mengajak seluruh keluarga besar purnawirawan TNI-Polri untuk memegang teguh nilai-nilai luhur keprajuritan.
Pesan kuat ini disampaikan Dudung yang menekankan pentingnya warisan nilai kejuangan untuk tetap dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kompas Moral dan Fondasi Kebangsaan
Dudung mengingatkan bahwa status purnatugas tidak melunturkan kewajiban moral seorang mantan prajurit dan bhayangkara.
"Sebagai sesama purnawirawan, saya mengajak seluruh keluarga besar purnawirawan TNI-Polri untuk terus memegang teguh nilai-nilai luhur yang telah membentuk jati diri kita: Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, Tribrata, dan Catur Prasetya,"
Ia menambahkan bahwa seluruh doktrin tersebut merupakan wujud kesetiaan mutlak kepada Pancasila, UUD 1945, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menyikapi Perbedaan dalam Demokrasi
Menghadapi iklim politik nasional yang dinamis, Kepala KSP menggarisbawahi bahwa perbedaan pandangan di ruang publik merupakan keniscayaan dalam sistem demokrasi.
"Perbedaan pandangan adalah bagian dari dinamika demokrasi.
Namun, di atas segala perbedaan, kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga persatuan, memperkuat kebangsaan, dan mengutamakan kepentingan bangsa serta rakyat Indonesia."
Peran Strategis: Perekat Sosial
Lebih lanjut, Jenderal Purnawirawan bintang empat ini mengimbau para purnawirawan untuk memposisikan diri sebagai perekat bangsa melalui dua langkah konkret:
Mengawal Kebijakan Pro-Rakyat: Memberikan dukungan penuh terhadap setiap program dan kebijakan pemerintah yang membawa manfaat riil bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Kritik yang Konstruktif: Menyampaikan masukan, evaluasi, ataupun saran secara santun, bertanggung jawab, dan membangun demi kemajuan pembangunan Indonesia.
Di akhir pesannya, Dudung berharap energi positif dan semangat pengabdian yang diwarisi semasa dinas aktif dapat terus terpancar, sekaligus menjadi keteladanan nyata yang menginspirasi generasi penerus bangsa.