Pidato Berapi-api Bahlil: Bela Mati-matian Program Makan Gratis Sampai Singgung Masa Lalu Busung Lapar!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Dewan Kehormatan BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat. Di hadapan Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, Bahlil memastikan tidak ada kenaikan harga untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi.
Hal tersebut disampaikannya secara langsung saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-18 yang berlangsung dinamis di hadapan ribuan kader HIPMI seluruh Nusantara.
"Untuk BBM subsidi dan LPG subsidi tidak ada kenaikan. Itu perintah Bapak Presiden, tidak ada kenaikan," tegas Bahlil di hadapan peserta Munas.
Mandat Pasal 33 UUD 1945 dan Keberpihakan pada UMKM
Dalam laporannya, Bahlil menyebutkan bahwa Kementerian ESDM menerima instruksi tegas dari Presiden Prabowo untuk menyusun arah kebijakan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berorientasi penuh pada kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat, sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Kebijakan tersebut salah satunya diimplementasikan melalui pembenahan tata kelola tambang dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang lebih inklusif. Pemerintah berkomitmen tidak hanya menjaga para pengusaha besar yang sudah ada, tetapi juga secara aktif menarik serta mendongkrak pelaku usaha kelas menengah dan kecil agar bisa naik kelas.
"Kita pengen yang kaya ini tetap kita jaga mereka, tapi juga harus menarik yang menengah sama kecil. Kalau tidak, HIPMI-HIPMI ini pengusaha kecil terus, kapan besarnya? Ini adalah arah kebijakan negara untuk mendongkrak yang kecil menjadi menengah, menengah menjadi besar," ujarnya.
Dukungan Penuh Program Makanan Bergizi Gratis
Selain sektor energi, Bahlil juga menyinggung program strategis nasional lainnya, yaitu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Mengingat latar belakang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, Bahlil membela mati-matian kebijakan mulia ini dari berbagai pelintiran opini publik.
"Sebagai mantan anak orang susah yang pernah busung lapar, saya katakan bahwa program Makanan Bergizi Gratis ini adalah program mulia. Kalau ada kekurangan, ya sama-sama kita sempurnakan, tidak usah kita saling menyalahkan. Tugas kita kader HIPMI adalah melakukan hal itu," serunya disambut tepuk tangan riuh.
Pesan Senior: Bertanding untuk Bersanding
Di akhir pidatonya, Bahlil yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar ini menitipkan pesan mendalam kepada empat Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI yang akan berkompetisi. Ia meminta agar dinamika kontestasi internal ke-18 ini berjalan dengan matang, mengedepankan nilai patriotisme, serta tetap menjaga keharmonisan organisasi tanpa mengulang tensi tinggi di masa lalu.
"Saya yakin empat calon ini bertanding untuk bersanding, baik-baik semua. HIPMI pengusaha-pejuang, pejuang-pengusaha. Tolong jaga, jangan ribut-ribut di Munas ya. Selesaikan dalam ruangan ini baik-baik," pungkasnya.
Acara pembukaan Munas HIPMI ini turut dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Sultan Bakhtiar Najamudin, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Forkopimda, serta para tokoh senior mantan Ketua Umum BPP HIPMI dari berbagai generasi.